Tall Poppy Syndrome: Fenomena Menghancurkan Sukses Orang Lain

Santy Sastra, Tall Poppy Syndrome: Fenomena Menghancurkan Sukses Orang Lain


Rubrik Power of Mind Radar Bali : Tall Poppy Syndrome: Fenomena Menghancurkan Sukses Orang Lain

Edisi Minggu, 12 April 2026


Ditulis Oleh :

Santy Sastra (@santysastra)

Putu Suprapti Santy Sastra, SH., CHt., CI

Indonesia's Mindset Motivator


Tall Poppy Syndrome: Fenomena Menghancurkan Sukses Orang Lain

Tall poppy syndrome, sebuah fenomena sosial di mana orang cenderung mengkritik atau menjatuhkan mereka yang sukses atau menonjol. Istilah ini berasal dari cerita kuno tentang seorang raja yang memerintahkan untuk memotong bunga poppy yang tumbuh lebih tinggi dari yang lain.

Fenomena ini bisa muncul di mana saja, dari lingkungan kerja sampai media sosial. Orang mungkin merasa tidak nyaman dengan keberhasilan orang lain, atau merasa bahwa mereka tidak layak mendapatkannya. Ini bisa berujung pada gossip, bullying, atau bahkan tindakan sabotase.

Tall poppy syndrome bisa memiliki dampak yang signifikan pada individu dan masyarakat. Orang yang menjadi korban mungkin merasa tidak percaya diri, stres, dan bahkan meninggalkan karir atau kegiatan yang mereka cintai.

Namun, ada beberapa cara untuk menghadapi tall poppy syndrome. Pertama, fokus pada diri sendiri dan jangan terlalu peduli dengan apa yang orang lain pikir. Kedua, dukung orang lain yang sukses, karena keberhasilan mereka bisa jadi inspirasi buat kita juga.

Ketiga, kita harus memahami bahwa keberhasilan orang lain tidak mengurangi nilai kita sendiri. Keempat, kita harus belajar untuk mengabaikan kritik yang tidak konstruktif dan fokus pada tujuan kita.

Tall poppy syndrome juga bisa dicegah dengan menciptakan lingkungan yang mendukung dan positif. Kita harus mendorong orang lain untuk sukses dan merayakan keberhasilan mereka.

Dalam masyarakat kita, tall poppy syndrome bisa menjadi masalah yang signifikan. Kita harus belajar untuk menghargai keberhasilan orang lain dan tidak merasa terancam olehnya.

Kita harus ingat bahwa keberhasilan orang lain bisa jadi inspirasi buat kita juga. Kita harus belajar dari mereka dan berusaha untuk menjadi lebih baik.

Tall poppy syndrome adalah fenomena yang kompleks dan memerlukan pendekatan yang holistik untuk mengatasinya. Kita harus bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang mendukung dan positif.

Dengan demikian, kita bisa mengatasi tall poppy syndrome dan menciptakan masyarakat yang lebih harmonis dan produktif.

Kita harus ingat bahwa keberhasilan kita tidak ditentukan oleh keberhasilan orang lain. Kita harus fokus pada diri sendiri dan berusaha untuk menjadi yang terbaik.

Tall poppy syndrome adalah tantangan yang bisa kita atasi jika kita bekerja sama. Kita harus mendukung dan menghargai keberhasilan orang lain.

Dengan demikian, kita bisa menciptakan lingkungan yang positif dan mendukung, di mana setiap orang bisa sukses dan berkembang.

Kita harus belajar untuk menghargai keberhasilan orang lain dan tidak merasa terancam olehnya. Dengan demikian, kita bisa mengatasi tall poppy syndrome dan menciptakan masyarakat yang lebih harmonis dan produktif.