Diklat Public Speaking & Sosial Emosional Bersama Santy Sastra: Membangun Guru yang Lebih Percaya Diri dan Inspiratif di SMKN 1 Mas Ubud

Diklat Public Speaking & Sosial Emosional Bersama Santy Sastra: Membangun Guru yang Lebih Percaya Diri dan Inspiratif di SMKN 1 Mas Ubud


10 Desember 2025, menjadi momen penuh semangat bagi para pendidik di SMK Negeri 1 Mas Ubud. Bersama mindset motivator dan trainer Santy Sastra (Putu Suprapti Santy Sastra, SH, CHt., CI), para guru mengikuti In House Training Public Speaking dan Sosial Emosional yang dirancang khusus untuk memperkuat kompetensi berkomunikasi sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri sebagai tenaga pendidik.

Sejak sesi dimulai, suasana belajar terasa hidup, hangat, dan penuh keceriaan. Santy Sastra membuka pelatihan dengan mengajak peserta memahami pentingnya komunikasi yang efektif dalam dunia pendidikan, terutama bagaimana seorang guru dapat menjadi figur inspiratif melalui cara berbicara, bahasa tubuh, dan energi positif yang dibangun dari mindset yang kuat.

Dalam pelatihan ini, para peserta tidak hanya belajar teknik berbicara di depan kelas, tetapi juga menggali cara membangun hubungan emosional yang sehat dengan siswa. Santy Sastra menekankan bahwa public speaking bukan sekadar menyampaikan informasi, melainkan kemampuan untuk menyentuh dan memengaruhi hati pendengar melalui pendekatan yang humanis.


Diklat Public Speaking & Sosial Emosional Bersama Santy Sastra: Membangun Guru yang Lebih Percaya Diri dan Inspiratif di SMKN 1 Mas Ubud


Melalui berbagai aktivitas praktis, para guru diajak mengenali dan menyeimbangkan fungsi otak kiri dan otak kanan—antara logika dan kreativitas—agar proses belajar mengajar menjadi lebih bermakna. Peserta juga mempelajari bagaimana menemukan gaya komunikasi yang selaras dengan karakter setiap individu sehingga penyampaian materi dapat terasa lebih natural dan efektif.

Kegiatan berlangsung sangat dinamis, terlebih dengan hadirnya ice breaking interaktif ala Santy Sastra yang membuat suasana semakin seru. Para guru tampak antusias mengikuti setiap instruksi, mencoba teknik baru, dan bahkan ikut tertawa bersama ketika permainan pemecah suasana menguji spontanitas dan keberanian mereka.

Sebagai bentuk apresiasi, Santy Sastra memberikan hadiah kepada peserta yang paling aktif, berani mencoba, dan menunjukkan perkembangan selama pelatihan. Momentum ini tidak hanya meningkatkan interaksi, tetapi juga memacu peserta untuk terlibat lebih jauh dalam proses pembelajaran.


Diklat Public Speaking & Sosial Emosional Bersama Santy Sastra: Membangun Guru yang Lebih Percaya Diri dan Inspiratif di SMKN 1 Mas Ubud


Pada kesempatan ini, Santy Sastra juga memperkenalkan buku terbarunya yang berjudul “The Power of Mind: Inspirasi Tanpa Batas”, sebuah karya yang merangkum kekuatan pola pikir dalam membentuk kualitas hidup dan kinerja seseorang. Buku ini mendapat respons positif dari para pendidik yang merasa materi di dalamnya sangat relevan dengan tantangan dunia pendidikan saat ini.


Diklat Public Speaking & Sosial Emosional Bersama Santy Sastra: Membangun Guru yang Lebih Percaya Diri dan Inspiratif di SMKN 1 Mas Ubud


Sebelum acara ditutup, pihak panitia memberikan penghargaan kepada Santy Sastra sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendukung peningkatan kompetensi guru di SMKN 1 Mas Ubud. Pelatihan ini bukan sekadar diklat, tetapi sebuah perjalanan yang membuka wawasan untuk menjadi pendidik yang lebih komunikatif, mampu hadir secara emosional, dan lebih siap membangun ruang belajar yang hangat serta inspiratif.


Diklat Public Speaking & Sosial Emosional Bersama Santy Sastra: Membangun Guru yang Lebih Percaya Diri dan Inspiratif di SMKN 1 Mas Ubud


Sebagai penutup, seluruh peserta dan Santy Sastra melakukan sesi foto bersama—menandai berakhirnya kegiatan dua hari yang penuh ilmu, tawa, dan energi baru. Semoga apa yang dipelajari hari ini dapat menjadi bekal berharga bagi guru-guru SMKN 1 Mas Ubud dalam menciptakan pembelajaran yang jauh lebih menyenangkan dan bermakna. Terima kasih, dan sampai bertemu pada kesempatan berikutnya.