Rubrik Power of Mind Radar Bali : Epistemic Arrogance Secara Psikologis

Santy Sastra, Rubrik Power of Mind Radar Bali : Epistemic Arrogance Secara Psikologis


Rubrik Power of Mind Radar Bali : Epistemic Arrogance Secara Psikologis

Edisi Minggu, 18 Oktober 2026 


Ditulis Oleh :

Santy Sastra (@santysastra)

Putu Suprapti Santy Sastra, SH., CHt., CI

Indonesia's Mindset Motivator


Epistemic arrogance adalah sikap merasa paling tahu. Merasa pendapatnya selalu benar dan orang lain pasti salah.

Orang seperti ini bukan bodoh. Justru sering pintar. Tapi pintarnya membuat ia menutup telinga.

Secara psikologis, ini adalah jebakan otak. Otak kita suka merasa nyaman saat merasa benar. Rasanya menang.

Ciri pertama sulit bilang saya tidak tahu. Baginya tidak tahu adalah aib. Jadi semua harus dijawab.

Ciri kedua meremehkan orang lain. Kalau ada yang beda pendapat, dianggap kurang belajar atau bodoh.

Ciri ketiga tidak mau cek fakta. Merasa ingatannya paling akurat. Tidak perlu tanya atau baca lagi

Sikap ini lahir dari pujian berlebihan sejak kecil. Selalu dibilang paling hebat. Jadi takut terlihat salah.

Bisa juga lahir dari rasa takut. Kalau ia salah, ia takut tidak dihargai. Jadi harus selalu benar.

Di media sosial sikap ini makin subur. Algoritma hanya menampilkan yang kita setujui. Kita pikir semua orang sepakat.

Akibatnya diskusi jadi perang. Bukan cari kebenaran, tapi cari kemenangan. Keluarga dan pertemanan bisa rusak.

Epistemic arrogance juga bikin kita malas belajar. Kalau sudah merasa tahu semua, untuk apa belajar lagi.

Padahal ilmu terus berubah. Yang benar kemarin bisa salah hari ini. Orang yang rendah hati lebih cepat adaptasi.

Cara melawannya sederhana. Biasakan kalimat saya bisa salah. Tiga kata itu menurunkan ego.

Kedua tanya balik. Apa bukti yang bisa membantah pendapat saya. Latihan ini membuka pikiran.

Ketiga dekati orang yang beda. Dengar tanpa memotong. Tidak harus setuju, cukup paham sudut pandangnya.

Menjadi tahu itu baik. Tapi menyadari bahwa kita tidak tahu segalanya, itu jauh lebih bijak.

Terbaru