BADUNG – Mindset Motivator dan Professional Trainer, Santy Sastra, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Talkshow Kerukunan Forum Perempuan Lintas Agama (FORPELA) Kabupaten Badung Tahun 2026, yang digelar pada Senin, 19 Oktober 2026, di Ruang Rapat Madya Gosana Lantai III, Gedung DPRD Kabupaten Badung. Kegiatan ini mengangkat tema “Perempuan sebagai Pilar Kerukunan: Menguatkan Mental, Mempererat Persaudaraan, dan Mewujudkan Keharmonisan Sosial di Tengah Tantangan Zaman”.
Dalam kegiatan tersebut, Santy Sastra mendapatkan kesempatan untuk membawakan materi motivasi dan pengembangan diri kepada para peserta. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan perspektif baru mengenai pentingnya membangun pola pikir positif, memperkuat mental, serta mengembangkan sikap yang mendukung terciptanya hubungan harmonis di tengah keberagaman masyarakat.
Penyampaian materi oleh Santy Sastra menjadi salah satu sesi yang menarik perhatian peserta. Dengan pendekatan yang komunikatif dan interaktif, ia menghadirkan suasana pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada penyampaian teori, tetapi juga mendorong peserta untuk terlibat aktif selama kegiatan berlangsung. Pendekatan tersebut membuat materi motivasi terasa lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Suasana talkshow semakin seru dan menyenangkan melalui berbagai kegiatan ice breaking yang dipandu Santy Sastra. Aktivitas interaktif tersebut menghidupkan suasana, membangun semangat peserta, sekaligus menciptakan ruang kebersamaan di antara perempuan yang berasal dari beragam organisasi dan latar belakang keagamaan. Santy Sastra juga membagikan hadiah kepada para peserta, sehingga menambah antusiasme dan keceriaan selama sesi berlangsung.
Melalui materi yang dibawakannya, Santy Sastra mengajak peserta untuk menyadari pentingnya membangun kekuatan dari dalam diri sebelum berkontribusi secara positif bagi lingkungan sekitar. Pola pikir yang terbuka, kemampuan mengelola respons terhadap perbedaan, serta komunikasi yang baik merupakan bekal penting dalam menjaga hubungan sosial yang sehat. Nilai-nilai tersebut relevan dengan upaya memperkuat kerukunan dan persaudaraan di tengah masyarakat yang majemuk.
Pada kesempatan itu, Santy Sastra juga memperkenalkan buku karyanya yang berjudul The Power of Mind: Inspirasi Tanpa Batas kepada para peserta. Pengenalan buku tersebut menjadi bagian dari upayanya membagikan inspirasi tentang kekuatan pikiran dan pentingnya pengembangan diri. Melalui karya tulisnya, Santy Sastra turut mengajak masyarakat untuk terus belajar, mengenali potensi diri, dan mengembangkan cara berpikir yang lebih positif dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Kegiatan Talkshow Kerukunan FORPELA Kabupaten Badung 2026 ini melibatkan perwakilan dari berbagai organisasi perempuan, organisasi keagamaan, dan organisasi kemasyarakatan. Keberagaman latar belakang peserta menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang yang penting untuk mempererat komunikasi, menumbuhkan rasa saling menghargai, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Bagi Santy Sastra, kegiatan motivasi seperti ini menjadi kesempatan untuk berbagi pengetahuan sekaligus mendorong peserta agar mampu menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan nyata. Sebagai seorang Mindset Motivator dan Professional Trainer, ia terus berkontribusi melalui bidang pengembangan diri, mindset, komunikasi, dan pemberdayaan potensi manusia. Pendekatan yang memadukan materi, interaksi, permainan, dan refleksi diharapkan dapat membantu peserta memperoleh pengalaman belajar yang berkesan.
Partisipasi Santy Sastra sebagai narasumber dalam Talkshow Kerukunan FORPELA Kabupaten Badung 2026 menjadi bagian dari kiprahnya dalam menyebarkan inspirasi dan mendorong penguatan karakter masyarakat. Melalui kegiatan semacam ini, diharapkan semakin banyak individu yang menyadari bahwa kerukunan dapat dimulai dari pola pikir yang positif, komunikasi yang saling menghargai, dan kesediaan untuk hidup berdampingan dalam keberagaman. Dengan demikian, perempuan dapat terus mengambil peran strategis dalam membangun persaudaraan dan mewujudkan keharmonisan sosial.


